Panduan Memulai DeweStream
Langkah awal login dengan email OTP, navigasi dashboard, upload video pertama, dan embed video ke website.
Panduan ini memandu Anda dalam menyelesaikan alur kerja dasar DeweStream untuk pertama kali: melakukan login ke dashboard Member, memahami tata letak antarmuka, meng-upload video perdana Anda, dan memasang kode embed video di halaman web atau LMS Anda.
Prasyarat
Sebelum memulai, pastikan:
- Anda telah memiliki akun Member DeweStream yang aktif melalui email pendaftaran Anda.
- Anda memiliki akses ke kotak masuk email tersebut untuk menerima kode OTP 6 digit.
- File video yang ingin di-upload siap di perangkat Anda (format MP4/MOV direkomendasikan).
Langkah 1: Login ke Dashboard
DeweStream menggunakan sistem autentikasi modern berbasis kode OTP (Email OTP) tanpa memerlukan password statis.
- Buka browser (browser) dan kunjungi
https://app.dewe.stream/login. - Masukkan alamat email yang terdaftar pada kolom Email address.
- Klik tombol Kirim kode OTP atau Continue with email.
- Periksa kotak masuk (inbox) atau folder spam email Anda untuk menemukan email berisi 6 digit angka dari DeweStream.
- Masukkan 6 digit kode OTP pada layar verifikasi, lalu klik Verify and login.
Langkah 2: Mengenal Navigasi Dashboard
Setelah berhasil masuk, Anda akan diarahkan ke halaman utama dashboard Member:
- Library (Library): Tempat semua video dan folder Anda ditampilkan. Anda dapat mencari, memfilter, dan mengatur video di sini.
- Quota & Usage (Kuota & Penggunaan): Menampilkan kapasitas Playback storage, Protected storage, menit pemrosesan video bulanan, dan kuota subtitle AI yang telah terpakai.
- Add videos: Tombol utama di sudut kanan atas untuk membuka modal upload video atau impor URL HLS.
- Account: Menu pengaturan untuk meninjau sesi dashboard aktif, kebijakan lisensi, dan mengelola kunci API integrasi (API access).
Langkah 3: Meng-upload Video Pertama
- Klik tombol Add videos pada sudut kanan atas dashboard.
- Pada modal yang muncul, seret file video dari komputer Anda ke dalam area Drop files here atau klik Browse files untuk memilih file.
- Periksa informasi batas file pada bagian metadata drop zone (ukuran maksimal per file, durasi maksimal, dan label
Resumable). - Pada bagian Storage, tentukan mode penyimpanan video:
- Pilih
Playback storagejika Anda mengutamakan efisiensi kuota untuk pemutaran video normal. - Pilih
Protected storagejika video ini sangat penting dan Anda membutuhkan salinan pemulihan terverifikasi.
- Pilih
- Klik Upload and process.
Langkah 4: Meng-embed Video ke Website
Setelah status video berubah menjadi Ready:
- Klik kartu video pada daftar Library untuk membuka detail video.
- Klik tab Embed & links pada baris tab rincian video (atau pilih tab Public sharing jika ingin membagikan video langsung lewat link publik).
- Sesuaikan preferensi player (seperti kontrol pemutaran, rasio aspek, atau watermark).
- Klik tombol salin kode untuk menyalin kode HTML iframe atau script embed.
- Tempelkan (paste) kode tersebut ke editor halaman website, landing page WordPress, atau modul pelajaran pada LMS Anda.
- Buka halaman website tempat video di-embed dan putar video untuk memastikan pemutaran berjalan lancar.
Hasil yang Diharapkan
- File video berhasil di-upload dan diproses secara otomatis menjadi format streaming adaptif HLS.
- Video muncul di daftar Library dengan label mode penyimpanan yang sesuai (
PlaybackatauProtected). - Video dapat diputar dengan mulus di website atau aplikasi pembelajaran Anda tanpa buffering berlebih.
Pemecahan Masalah Cepat
- Kode OTP tidak kunjung diterima di email: Tunggu 1–2 menit, periksa folder Spam/Junk/Promosi email Anda. Pastikan alamat email yang dimasukkan tidak salah ketik, lalu minta pengiriman kode ulang.
- Muncul peringatan sesi tercapai saat login: Jika Anda login dari perangkat baru, sesi terlama Anda akan dialihkan secara otomatis. Anda juga dapat keluar secara manual dari perangkat lain melalui halaman Batas Sesi Akun.
- Video berstatus Failed setelah di-upload: Pastikan codec video sumber didukung (H.264/AAC standar) dan ukuran file tidak melebihi kuota penyimpanan yang tersisa di akun Anda.
Panduan Terkait
Last updated Oct 20, 2026